Thursday, 4 October 2007

Rasa sayang-sayange dalam film Belanda ?

Lagu rasa sayang-sayange yang diributkan itu, sebelum ada di you tube sudah ada dalam film Belanda "Insulinde" . Film ini dibuat untuk menggambarkan Hindia Belandaantara tahun 1937 - 1940. Bagi yang bisa buka silahkan ke Blog saya : http://sejarahkita.blogspot.com/

Tuesday, 2 October 2007

Jalan Burma

Burma atau Myanmar sekarang dalam keadaan membara. Cepat atau lambat campur tangan internasional naga-naganya akan dimulai. Dimana-mana muncul demo memprotes kekejaman Junta Militer negeri ini. Apalagi setelah jatuh banyak korban, termasuk wartawan Jepang. Tapi pernahkan kita berfikir saat berlangsungnya perang dunia ke II, Burma amat berperan dalam menyalurkan logistik ke Cina yang bagian pantainya sudah diduduki Jepang ?. Jalur logistik berkelok-kelok ini dinamakan "Jalan Burma".Tapi jalur logistisk ini tidak berjalan lama karena dalam bulan maret 1942, Jepang berhasil menduduki Ranggoon dan Jalan Burma sebelah barat dikuasai. Hal ini berlangsung sampai tahun 1945, ketika Inggris berhasil mendesak Jepang kearah Timur. Selama jalan Burma dikuasai Jepang, logistik sekutu untuk Cina diangkut melalui jembatan udara dari India ke Kunming. Sungguh perjuangan yang amat berat.

Monday, 24 September 2007

Delegasi Indonesia pada Konperensi Meja Bundar di Den Haag

Delegasi Indonesia tiba di Den Haag pada awal Agustus 1949 untuk mengikuti Konperensi Meja Bundar. Mereka ditempatkan di Hotel Scheveningen. Sebelum berangkat, rombongan ini yang terdiri dari kelompok Republik Indonesia dan BFO (Permusyawaratan daerah Federal) menyanyikan Indonesia Raya. Tampak Bung Hatta selaku ketua delegasi, Sultan Hamid ketua BFO dan Anak Agung Gde Agung selaku anggota.

23 Agustus 1949 pembukaan sidang Meja Bundar

Bung Hatta selaku ketua delegasi dan rombongan berangkat dari Yogya pada tanggal 7 Agustus 1949 untuk menghadiri Konperensi Meja Bundar. Sidang-sidang Konerensinya sendiri dimulai pada tanggal 23 Agustus 1946 dan ditutup tanggal 2 November 1946. Meskipun banyak kendala yang dihadapi, persetujuan ahirnya dapat juga dicapai dimana dalam bulan Desember 1949 seluruh bekas wilayah Hindia Belanda, kecuali Irian Barat diserahkan kepada Republik Indonesia Serikat.

Wednesday, 19 September 2007

tidak kasat mata 19 September 2007

Tanggal 19 September 2007, sekitar jam 16.00 sore hari, kami menghadiri peringatan "Rapat Raksasa Ikada" yang kejadiannya pada 62 tahun yang lalu pada jam dan tempat yang sama. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bapak Sjahch Manaf, ketua DHD 45. Acara semarak yang dihadiri hampir 200 orang itu diawali dengan lagu-lagu mars yang dibawakan oleh Drum Band Pemadam Kebakaran. Kemudian lagu Indonesia Raya dinyanyikan bersama dan dilanjutkan mengheningkan cipta. Acara sambutan dari ketua yayasan dan pelaku. serta pembacaan doa. Ada beberapa spanduk yang dipasang menghadap kebeberapa jurusan disekeliling Monumen 19 September 1945. Salah satu spanduk (pada gambar diatas) dipasang menghadap hadirin. Tiba-tiba saya merasakan adanya citra lama tidak kasat mata. Terlihat ratusan ribu rakyat Jakarta menghadiri peristiwa tersebut pada 62 tahun yang lalu. Dalam hati saya berkata, rakyat Jakarta belum cukup semarak memperingati peristiwa heroik ini kalau cuma yang hadiri 200 orang saja. Semoga pada waktu mendatang lebih banyak lagi orang menghadiri acara peringatan ini.

Thursday, 13 September 2007

Rapat Raksasa 19 September 1945

Film ini merupakan sebagian footage dari film yang dibuat oleh Berita Film Indonesia (BFI) sebagai news reel pada tanggal 19 September 1945. BFI adalah perusahaan Film Negara sebelum PFN (Perusahaan Film Negara) yang mengambil oper Perusahaan Film Propaganda Jepang Nippon Eigasha. Angka 60 th RI dipojok kanan atas, ketika film ini dipublikasi dalam rangka Hari Kemerdekaan RI ke 60 (th 2005).

Sunday, 9 September 2007

janji Koiso

Pasca janji Koiso tanggal 9 September 1944

Tunggu film lain yang akan di upload